Ketika Allah Memilihmu Untukku

  • 0

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak
terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup m
elimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu inda
h..


Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan beg
itu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang m
ungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku...
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekura
nganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah lelaki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku ma
mpu menyempurnakan dirimu..
Kerana kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku...
dan indahmu adalah indahku...
Kau
dan aku akan menjadi 'KITA'...




Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabb
nya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku...
Maka saat itu, Allah mengetahui bahawa ka
u pun telah menempa dirimu dgn ilmuNya..
Maka gandeng tanganku dalam mengibar
kan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..


Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah, saat itu Dia menghendaki kau men
asihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kele
mbutan..
Namun jangan kau cuba meluruskanku, karena aku akan patah..

Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..

Namun tatap mataku, tersenyumlah..

Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..

Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..

Niscaya, k
au akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..



Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunian di hatiku..

Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..

Maka dimataku kau adalah yang terindah,

Kata2mu adalah titah untukku,

Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..

Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kukuh…

Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..



Padamu yang Allah pilih menjadi penumpang hidupku…

Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati
-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi
generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundakny
a akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang roh dan jiwanya selalu merindukan jihad..

Yang darahnya mengalir darah syuhada..

Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..

Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..

Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..


Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…

Ku memohon padamu..
Redhalah padaku,

Sungguh Redhamu adalah Redha Ilahi Rabbi..

Mudahkanlah jalanku ke Syurga-Nya..

Kerana bagiku kau adalah kunci Syurgaku ~~ !


Dari Ummu Salamah, ia berkata, "Rasulullah S.A.W bersabda : "Seorang perempuan jika meninggal dan suaminya meredhainya, maka ia akan masuk syurga." (HR. Ahmad dan Thabrani)

No comments:

Post a Comment